Wakil Wali Kota Depok Pradi Supriatna memberi arahan dalam Acara Forum OPD Dinas Kesehatan Kota Depok di Hotel Bumi Wiyata Depok, Kamis (02/03/2017). (Foto : Agus/Diskominfo)
Dinas Kesehatan Kota Depok Tahun 2017 terus meningkatkan kapasitas infrastruktur, sumber daya manusia dan jaringan kesehatan di 11 kecamatan di Kota Depok. Salah satu fasilitas yang mendapat prioritas untuk ditambah adalah Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) di wilayah Mampang.
Wakil Wali Kota Depok, Pradi Supriatna mengatakan, tahun anggaran 2017 akan ada penambahan satu Puskesmas yaitu di daerah Mampang. Dengan penambahan Puskesmas ini, dapat meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Selain itu, ia juga meminta, kepada semua rumah sakit swasta agar terus bekerjasama dengan Pemerintah Kota Depok untuk meningkatkan pelayanan kesehatan di Kota Depok.
“Kita akan terus menjalin komunikasi terhadap investor swasta yakni rumah sakit swasta untuk terus bekerjasama, karena semua ini muaranya tetap pelayanan maksimal kepada masyarakat Depok,” ujarnya, Kamis (02/03/2017).
Lebih lanjut ia menegaskan, pemerintah telah membentuk Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) UPT Puskesmas di 11 kecamatan. Keberadaan BLUD, kata Pradi, menjadi solusi untuk merekrut tenaga medis dari luar Aparatur Sipil Negara (ASN).
Ia juga menerangkan, untuk saat ini terdapat 4 Puskesmas yang melayani pelayanan rawat inap. Sedangkan untuk kekurangannya, pemerintah akan terus menambah kapasitas hingga jumlahnya memadai. Terlebih, untuk pembangunan infrastruktur Pemkot Depok telah menyediakan anggaran cukup besar yaitu hingga Rp 70 Miliar.
Ia juga berharap, nantinya pelayanan di Puskesmas maupun di RSUD sudah menggunakan sistem yang terintegrasi, sehingga pelayanan kesehatan kepada masyarakat dapat cepat tertangani.
“Kami semua di Pemerintah Kota Depok akan bergerak cepat untuk mewujudkan pelayanan prima, karena ini sesuai dengan program unggulan Wali kota Depok,” tegasnya.

Penulis : Agus
Editor: Dunih dan Yulia Shoim

#Sahabatcimanggis
#Kimcimanggis