![]() |
| Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Depok, Kania Parwanti memebrikan sambutan di Forum OPD Dinsos Kota Depok di Wisma Hijau, Cimanggis, Rabu (22/02/2017). (Foto : Indri/Diskominfo) |
Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Depok, Kania Parwanti mengatakan,
pemberdayaan yang dilakukan dimaksudkan agar PMKS dapat lebih mandiri
dan mampu mencari pekerjaan yang lebih baik. Dengan begitu, nantinya
bisa kembali ke masyarakat tanpa menimbulkan masalah sosial.
“Pemberdayaan terus dilakukan agar mereka yang termasuk golongan PMKS
dapat menjalin hubungan dengan baik di lingkungan, untuk memenuhi
kebutuhan hidupnya,” tuturnya saat ditemui usai Forum OPD Dinsos Kota
Depok di Wisma Hijau, Cimanggis, Rabu (22/02/2017).
Kania menambahkan, pemberdayaan dan penanganan PMKS ini nantinya juga
sebagai salah satu upaya dalam meningkatkan taraf hidup warga
prasejahtera di Kota Depok. Mengingat masyarakat yang menjadi PMKS
merupakan masyarakat dari kalangan prasejahtera.
Adapun 26 jenis PMKS yang dicantumkan dalam Permensos RI Nomor 08
Tahun 2012 meliputi, balita terlantar, anak terlantar, anak yang
berhadapan dengan hukum, anak jalanan, anak dengan kedisabilitasan
(ADK), anak korban tindak kekerasan, anak yang memerlukan perlindungan
khusus, lansia, penyandang disabilitas, serta tuna susila.
Selain itu, juga gelandangan, pengemis, pemulung, kelompok minoritas,
bekas warga binaan lembaga pemasyarakatan, orang dengan HIV/AIDS
(ODHA), korban penyalahgunaan NAPZA, korban trafficking, korban
kekerasan, pekerja migran bermasalah sosial, korban bencana sosial,
korban bencana alam, perempuan rawan sosial ekonomi, fakir miskin,
keluarga bermasalah sosial psikologis, serta komunitas adat terpencil.
Dalam hal ini, pemberdayaan yang sedang dilakukan Pemerintah Kota
Depok yaitu, pemberian bantuan non tunai ke sejumlah PMKS. Nantinya
bantuan yang diberikan dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan
sehari-hari.
“Berbagai program kami berikan untuk PMKS, saat ini sedang bergulir
bantuan dari Kemensos. Semoga ini dapat dimanfaatkan dengan baik,”
tambah Kania.
Penulis: Indri
Editor: Dunih dan Yulia Shoim
#sahabatcimanggis
#kimcimanggis








