Perpustakaan Umum Kota Depok melakukan upaya digitalisasi dan modernisasi, salah satunya dengan menerapkan sebuah aplikasi yang diberi nama Integrated Library Information System Lite (Inlis Lite) yang berafiliasi langsung dari Perpustakaan Nasional. (Foto : Nurul/Diskominfo)

depok –  Untuk melengkapi koleksi buku Perpustakaan Umum Depok, Pemkot Depok terus berbenah. Selain dengan menambah koleksi buku manual, Pemkot Depok juga akan menambah dengan buku digital. Dengan dukungan sistem digital diharapkan makin memudahkan warga Depok untuk mengakses koleksi buku yang ada.
“Kami rencanakan e-book atau buku elektronik yang akan segera dihadirkan untuk Perpustakaan Umum Kota Depok,” ujar Plt Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kota Depok, Asep Roswanda, Selasa (03/01/2016).
Selain menghadirkan e-book, upaya digitalisasi dan modernisasi Perpustakaan Umum Kota Depok juga sudah mulai dilakukan. Salah satunya dengan menerapkan sebuah aplikasi yang diberi nama Integrated Library Information System Lite (Inlis Lite) yang berafiliasi langsung dari Perpustakaan Nasional.
Asep menerangkan di antara yang bisa dilihat dari sistem ini yakni jumlah peminjaman, jumlah pengunjung yang datang ke Perpustakaan Umum Kota Depok, jumlah buku yang dikembalikan, pendataan dan pengolahan buku yang baru masuk, maupun keanggotaan masyarakat yang sudah mendaftar di Perpustakaan Umum Kota Depok. Tidak hanya itu, akses checkpoint juga sudah dibuat digital dengan memakai aplikasi Inlis Lite.
“Aplikasi Inlis Lite ini bisa secara otomatis membuat grafik pengunjung yang hadir ke Perpustakaan baik untuk harian, mingguan, maupun bulanan. Untuk buku-bukunya juga sudah kami data secara digital, jadi tidak lagi mendata secara manual. Buku masuk dan keluar sudah tinggal kami scan barcode saja, tidak ditulis lagi di belakang buku,” jelas Asep.
Ia menambahkan, keberadaan Perpustakaan Umum Kota Depok sendiri cukup diminati. Ini terbukti dengan banyaknya warga yang berkunjung. Tercatat pada tahun 2016 saja, ada sekitar 27 ribu pengunjung yang datang ke Perpustakaan Umum Kota Depok. Jumlah ini lebih besar dibandingkan data tahun 2015 yang hanya 25 ribu pengunjung.
“Tahun 2017 ini target kita sampai 29 ribu pengunjung yang datang. Tentunya kami akan menguatkan pelayanan dan meningkatkan sarana dan prasarana, serta tak kalah pentingnya kami akan membuat program-program yang kreatif agar masyarakat semakin banyak dan cinta berkunjung ke perpustakaan,” katanya.
Untuk jumlah koleksi buku yang ada sendiri, tambah Asep, ada sekitar 11 ribuan buku yang tersedia dan bisa dibaca pengunjung. Seluruh koleksi buku ini didapat dari pengadaan berdasarkan APBD Kota Depok, sumbangan CSR, bantuan Provinsi Jawa Barat, maupun bantuan yang berasal dari Perpustakaan Nasional.
sahabatcimanggis
KIMCimanggis