![]() |
| Uang Kertas Seribu Rupiah |
Apa kita menggunakan uang seribu rupiah? sebuah pertanyaan yang mungkin kebanyakan orang akan menjawab ya paling untuk tukang parkir, bayar toilet umum walau sekarang sudah mulai banyak penjaga toilet menolak seribu, maunya dua ribu, atau mungkin sedekah di jalan atau kotak amal masjid. Nah jika ketemu uang seribuan di jalan, mungkin kita sering menolak untuk mengambilnya, betulkan?
Bagaimana klu kita diskusi, cara memanfaatkan uang seribu menjadi hal yang lebih besar?
Banyak teman-teman saya mencoba memanfaatkan pengumpulan uang seribu menjadi hal besar, bahkan akan tampak sangat bermanfaat, sebut saja temen-temen yang bergerak di Sedekah Sehari Seribu (S3) atau temen - teman Sedekah Harian, bahkan mereka gak tanggung-tanggung bisa puluhan bahkan ratusan juta terkumpul karna program 1000 rupiah.
Kita coba sedikit menghitung sederhana saja ya, klu terlalu serius penulis juga kehabisan kata-kata, hehe..
Ambil Contoh 1 RT ada 200 KK, otomatis orang tuanya ada 2 orang, anaknya kita pukul rata 2 orang, total di satu RT ada 800 jiwa, jika setiap jiwa sedekah 1000 berarti RT tersebut bisa mendapatkan dana 800.000 /hari sebulan jadi berapa? 24 juta kawan.
Mungkinkah ada lagi yang namanya Rentenir?
Mungkinkah ada yang namanya Kelaparan?
Mungkinkah ada yang namanya Pengangguran?
Gak mudah teman! Bicara itu mudah teman, hehe.. Kan kita mencoba untuk diskusi, mudah-mudahn bisa jadi inspirasi buat salah seorang pembaca, saya kan ingin ada kebaikan setiap tulisan yang sederhana ini.
Oya keingatan, kadang ketika ada penggiat sedekah seribu ini maka muncul pertanyaan;
- Orangnya amanah gak? nanti uangnya gak jelas peruntukannya. Teman, niat kita kan sedekah, bahasanya uang hilang lah, gak bisa gitu lah. Ya sudah kamu aja jadi pemegang uangnya, ah mana bisa begitu, hehe..
- Dana nya buat apaan.
Mudah-mudahan pertanyaan tersebut tidak menghilangkan semangat untuk sedekah seribu.
Salam Hormat
Salam Hormat
Rinaldi
#KampungCerdas








