Kepala Dinas PUPR Kota Depok, Manto. (Foto : Diskominfo)
Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Depok, memprioritaskan pembangunan Kota Depok di tahun 2018 pada bidang infrastruktur. Pembenahan infrastruktur yang akan dilakukan meliputi, pembangunan jalan dan drainase lingkungan yang dinilai sangat penting untuk segera direalisasikan.
“Sebenarnya kita ingin pembangunan merata dan berimbang, namun struktur anggaran yang ada, lebih kepada jalan dan drainase lingkungan yaitu sebesar 54 persen dari pagu Rp 336 miliar. Sisanya 28 persen untuk Sumber Daya Air (SDA), jalan lingkungan dan jembatan,” ujar Kepala Dinas PUPR Kota Depok, Manto, usai kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tingkat Kota Depok di Hotel Bumi Wiyata, Rabu (15/03/17).
Dia menambahkan, bidang jalan, drainase dan jalan lingkungan menjadi tiga hal yang sangat signifikan. Karena menurutnya, program jalan dan lingkungan dapat membantu masyarakat terbebas dari kemacetan.
“Kita juga fokus tiga hal tersebut, dengan adanya program jalan dan lingkungan, masyarakat pastinya terbantu. Contohnya, masalah kemacetan harus ada upaya intervensi menyelesaikan jalan yang kurang bagus. Saat ini jalan kota yang kurang baik, tinggal lima persen. Nah, kita akan selesaikan itu, diharapkan 2018-2019 tuntas, tinggal nanti rehab lagi,” jelasnya.
Dinas PUPR Kota Depok, kata Manto, berkomitmen untuk terus berupaya membenahi jalan-jalan yang rusak. Ini juga merupakan upaya untuk mewujudkan visi Kota Depok yaitu unggul, nyaman dan religius. Pembangunan infrastruktur dilakukan agar warga nyaman. Namun, untuk perbaikannya, koordinasi dengan pemerintah pusat tetap dilakukan.
“Diharapkan warga dapat memahami kerja pemerintah, agar pelebaran maupun pembangunan jalan yang menjadi kebutuhan semua pihak dapat terealisasi dengan baik,” pungkasnya.
Penulis: Vidyanita
Editor: Dunih dan Yulia Shoim

#sahabatcimanggis
#kimcimanggis