![]() |
| Stan KTNA Kecamatan Sawangan. (Foto : Nita/Diskominfo) |
Kegiatan Pasar Tani yang digelar Dinas
Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (DKPPP) Kota Depok sangat
dirasakan manfaatnya oleh Kelompok Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kota
Depok. Kegiatan yang dihelat tiap bulan ini, menjadi ajang yang tepat
untuk memperkenalkan produk pertanian asli Depok.
“Kami KTNA Kota Depok merasa terbantu
dengan adanya Pasar Tani. Bukan hanya dari produk tanaman saja, tapi
turunannya juga seperti olahan ikan, makanan ringan, hingga minuman
merupakan produk pertanian asli Depok,” ujar Ketua KTNA Kecamatan
Sawangan Moch Yusuf, yang ditemui saat kegiatan Pasar Tani di Lapangan
Balaikota, Jumat (10/03/17).
Produk pertanian Depok memang cukup
mendapat tempat dalam kegiatan ini. Mulai dari stan alpukat mentega,
belimbing, hingga cendol daun pisang ikut meramaikan kegiatan. Pasar
Tani yang dibuka sejak pagi itu, cukup ramai dipadati pembeli. Bahkan,
Heny, pemilik stan cendol daun pisang, dagangannya sudah habis sebelum
acara berakhir.
Sementara itu, Kepala Bidang Perikanan
Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (DKPPP) Kota Depok, Ita
Wilda mengatakan, pihaknya berupaya memfasilitasi tempat untuk petani
berpromosi kepada masyarakat. Dirinya mengimbau kepada seluruh petani
untuk tidak mematok harga terlalu tinggi, minimal harga yang dijual sama
seperti di pasaran.
“Kami mengimbau harga jangan lebih mahal dari pasar, karena ini kan dari petani langsung,” katanya.
Ita berharap, dengan adanya kegiatan
Pasar Tani ini mampu mendongkrak potensi hasil tani yang ada di Kota
Depok. Kegiatan ini juga merupakan wujud dari program pemerintah yaitu,
Depok Sahabat Petani. Lewat kegiatan inilah, Pemkot Depok merangkul
petani agar produknya diterima pasar secara luas.
“Kami berharap kegiatan ini berjalan
secara berkesinambungan, tentunya ini juga menjadi harapan seluruh
petani di Depok. Kegiatan ini juga mudah-mudahan mampu memfasilitasi dan
menjadi wadah bagi mereka yang membutuhkan promosi, maupun bagi
masyarakat yang membutuhkan hasil tani,” pungkasnya.
Penulis: Vidyanita
Editor: Dunih dan Yulia Shoim
Editor: Dunih dan Yulia Shoim
#sahabatcimanggis
#kimcimanggis








