Kepala Disdukcapil Kota Depok, Misbahul Munir. (Foto : Diskominfo)
Pelayanan masyarakat di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Depok saat ini sudah semakin prima. Terlebih, saat ini Disdukcapil juga akan mengoptimalkan pelayanan dengan meluncurkan inovasi program Ceria yang merupakan representasi dari Cepat, Efektif, Responsif, Inovatif, dan Akuntabel.
“Kami terus berupaya memberikan pelayanan prima pada masyarakat melalui program Ceria ini,” ujar Kepala Disdukcapil Kota Depok, Misbahul Munir, Rabu (08/03/2017).
Dalam program Ceria ini, kata Munir, masyarakat Depok bisa menghemat waktu dalam pengurusan administrasi kependudukan. UntuK satu kali pengurusan, masyarakat bisa langsung mendapatkan 3 dokumen sekaligus.
“Dengan program Ceria ini, masyarakat tidak perlu bolak-balik mengurus. Jadi misal warga mengurus akta kelahiran, petugas kami bisa membuatkan sekaligus Kartu Keluarga (KK) dan Kartu Identitas Anak (KIA) untuk anaknya,” katanya.
Munir juga menyebutkan, pengurusan ketiga dokumen kependudukan ini juga saat ini sudah bisa cukup di Kelurahan saja, tidak perlu ke dinas. Karena operator di kelurahan akan input secara online dan kemudian akan langsung direkam oleh database Disdukcapil.
“Bahkan, khusus untuk pembuatan Akta Kelahiran, saat ini warga Depok sudah bisa membuatnya di Puskesmas, RSUD, ataupun UPT Pendidikan setempat. Karena kami sudah tanda tangan Memorandum of Understanding (MoU) dengan lembaga-lembaga tersebut,” jelasnya.
Munir juga menegaskan, untuk segala urusan administrasi kependudukan baik di kelurahan maupun di Disdukcapil, seluruhnya gratis dan tidak dipungut biaya sama sekali. Kecuali, untuk yang sudah terlambat, sudah diatur Perda dan ketentuan administrasinya.
“Saya sudah sering perintahkan kepada seluruh operator di kelurahan agar jangan ada pungutan liar (pungli) sama sekali. Jangan sampai terjadi pungli. Karena kami ingin memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat Depok,” pungkasnya.
Penulis: Nurul Hasanah
Editor: Dunih dan Yulia Shoim