KOMPAK : Pengurus Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kota Depok, usai mengikuti Musyawarah Cabang Kota ke-6 IDI Depok di RS. Hermina, Minggu (12/03/2017). (Foto : Guntur/Diskominfo)
Ketersediaan tenaga dokter tergolong ideal di Kota Depok. Sebab, jumlah ribuan dokter tersebut sudah merujuk pada perbandingan satu dokter yang dapat melayani 900 warga di Depok.

“Data terbaru tahun 2016 ada 2.600 dokter berasal dari Kota Depok. Kemudian, ada 800 dokter tamu. Jadi totalnya ada 3.400 dokter yang bertugas di Depok,” kata Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kota Depok, dr. Sukwanto Gamalyono kepada depok.go.id, belum lama ini.

Dikatakannya, untuk menjamin peningkatan kualitas kesehatan warga Kota Depok, tidak hanya dapat mengandalkan dari ketersediaan jumlah tenaga dokter saja. Tetapi juga memerlukan sinergitas dari semua pihak.

“Kami akan konsolidasikan juga mengenai jumlah tenaga dokter yang sudah ideal ini ke Ikatan Apoteker Indonesia(IAI), Ikatan Bidan Indonesia (IBI) di Kota Depok. Agar sinergitas pelayanan kesehatan dapat maksimal bagi warga Depok,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Provinsi Jawa Barat, Eka Mulyana mengapresiasi banyaknya jumlah dokter yang ada di Kota Depok. Dengan potensi dokter Depok tersebut, diharapkan IDI dapat semakin bersinergi dengan  Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok.

“Dengan jumlah dokter Depok mempunyai peranan penting dalam meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat,” ucapnya.

Dirinya menuturkan, sebagai organisasi profesi independen yang bermitra dengan Pemerintah Kota. Eka mengimbau agar IDI Depok senantiasa mendukung berbagai program Pemerintah, khususnya program yang berkaitan dengan derajat kesehatan masyarakat.

“Karena nantinya dokter IDI yang terjun langsung dan bertemu dengan warga Depok,” pungkasnya.
 
Penulis: Guntur Widyanto
Editor : Retno Yulianti


#sahabatcimanggis
#kimcimanggis