Wakil Wali Kota Depok, Pradi Supriatna. (Foto : Rysko/Diskominfo)
Tak salah jika program ketahanan keluarga jadi unggulan Pemkot Depok. Lewat keluarga yang harmonis, tidak hanya membuat keluarga nyaman tinggal di rumah. Tapi, juga membuat angka kekerasan di keluarga bisa menurun.
Wakil Wali Kota Depok, Pradi Supriatna mengatakan, Pemkot Depok melalui program unggulan ketahanan keluarga, mencoba untuk bisa membentuk masyarakat kota yang memiliki karakter dan berbudi luhur baik. Keluhuran budi, dinilai penting agar kasus kekerasan terhadap anak di bawah umur bisa dicegah.
“Tidak hanya fisik, tapi moral juga. Dengan memiliki keluarga yang harmonis insya Allah angka kekerasan pada anak bisa menurun,” ujarnya, Jumat (17/03/17).
Dirinya juga meminta kepada orangtua untuk bisa memberikan perhatian kepada anaknya dengan baik, serta menjaga harmonisasi dalam keluarga dengan meluangkan waktu bagi anak. Dikatakannya, anak memerlukan lingkungan yang positif yang dapat mendukung tumbuh kembang jiwa yang sehat pada anak, sehingga dapat mengembangkan potensi dirinya secara optimal.
“Lingkungan yang positif, aman, sejahtera, dan penuh cinta kasih akan terealisasi jika orangtua meluangkan waktu yang cukup dan berkualitas untuk anak-anaknya. Dengan begitu, karakter anak juga akan terbentuk dengan positif,” tambahnya.
Dirinya juga mengakui, Pemerintah Kota Depok juga terus melakukan koordinasi dengan pihak lain, baik itu lembaga vertikal maupun swasta untuk bisa menjadikan Depok menjadi kota yang ramah bagi anak. Dukungan dari sejumlah pelaku usaha di Kota Depok, kata Pradi, juga sangat dibutuhkan, baik dalam penyediaan sarana dan prasarana, maupun dalam upaya pengembangan program layak anak.
“Kita upayakan agar swasta berpartisipasi, dengan menyiapkan ruang bermain anak yang bukan hanya sekadar ada, tapi juga harus layak,” pungkasnya.


Penulis: Rysko
Editor: Dunih dan Yulia Shoim

#Sahabatcimangis
#Kimcimanggis