![]() |
| Kepala Dinas Damkar dan Penyelamatan Kota Depok, Yayan Arianto. (Foto : Bima/Diskominfo) |
Untuk menunjang tugas, Dinas Pemadam
Kebakaran (Damkar) dan Penyelamatan Kota Depok akan melakukan peremajaan
mobil operasional pemadam kebakaran secara bertahap. Peremajaan ini
untuk menggantikan mobil operasional yang sudah dipakai selama 16 tahun
terakhir.
Kepala Dinas Damkar dan Penyelamatan
Kota Depok, Yayan Arianto menyebutkan, saat ini dinasnya sudah memiliki
48 unit kendaraan yang siap beroperasi jika terjadi bencana kebakaran di
Kota Depok. Mobil yang dimiliki berupa, mobil pompa kebakaran kapasitas
3000-5000 liter, mobil rescue, mobil tangki/suplai air, mobil komando,
mobil ambulans, mobil storing, mobil pompa kebakaran kapasitas 1000
liter, dan portabel apung.
“Dari 48 unit itu, setidaknya ada 8
mobil yang sudah kurang berfungsi dengan baik. Mobil ini untuk kapasitas
sekitar 4000 liter,” ujar Yayan yang ditemui usai HUT Dinas Damkar dan
Penyelamatan ke-98 di Balaikota Depok, Jumat (17/03/2017).
Untuk mobil yang kurang berfungsi dengan
baik, kata Yayan, merupakan mobil keluaran tahun 2000. Usia pakainya
yang cukup lama, membuat daya jangkau semprotannya kurang maksimal.
“Jadi bukannya tidak berfungsi, namun semprotannya tidak sekuat mobil-mobil yang tahunnya masih muda,” ucapnya.
Menurutnya, peremajaan mobil Damkar ini
memang perlu direalisasikan, agar penanggulangan bencana kebakaran yang
terjadi di Kota Depok dapat dilakukan lebih maksimal. Ia mengaku, akan
memanfaatkan sebaik-baiknya fasilitas yang dipunya, agar respons time
petugas ke lokasi kebakaran makin cepat. Dirinya juga sangat bersyukur
sepanjang tahun 2016 lalu, dari 241 kasus kebakaran yang terjadi di
Depok, sebesar 100 persen kasus bisa ditangani oleh pihaknya.
“Kalau untuk peremajaan insya Allah akan
tetap dilakukan, namun secara bertahap. Disesuaikan dengan anggaran
yang dipunya Dinas Damkar dan Penyelamatan Kota Depok,” tutupnya.
Penulis: Nurul Hasanah
Editor: Dunih dan Yulia Shoim
Editor: Dunih dan Yulia Shoim
#Sahabatcimanggis
#Kimcimanggis








