Kegiatan Stop Kekerasan Pada Anak di SDIT Mawaddah, Kelurahan Pondok Jaya, Cipayung, Sabtu (18/03/2017). (Foto : Rysko/Diskominfo)
Sebagai upaya preventif untuk mencegah kekerasan, anak diajak mengenali bagian tubuh sensitif yang tidak boleh disentuh orang lain. Pemahaman ini dibangun, agar anak tahu apa yang harus dilakukan saat bagian tubuhnya dipegang oleh orang lain.

Ketua Tim Penggerak PKK Kota Depok, Elly Farida mengatakan, ada empat bagian dalam tubuh yang tidak boleh dipegang orang lain. Empat bagian tubuh itu antara lain, mulut, dada, bagian perut hingga lutut, dan juga bokong.
“Keempat bagian ini merupakan bagian yang sensitif, dan hanya boleh disentuh oleh dirinya sendiri dan oleh ibunya,” tutur Elly, saat ditemui di kegiatan Stop Kekerasan Pada Anak di SDIT Mawaddah, Kelurahan Pondok Jaya, Cipayung, Sabtu (18/03/2017).

Dirinya menjelaskan, keempat bagian tersebut merupakan bagian sensitif yang bisa menjadi pemicu kekerasan dan juga pelecehan terhadap anak. Untuk itu, perlu adanya pemahaman agar sang anak bisa menjaga daerah tersebut, sehingga terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan.
“Anak-anak harus bisa menolak, jika ada orang lain yang menyentuh bagian tersebut,” jelasnya.

Keberanian anak untuk menolak, kata Elly, harus ditanamkan sejak dini. Menurutnya, pelaku kekerasan atau pelecehan pada anak tidak selalu berasal dari lingkungan luar atau pun orang tidak dikenal. Tapi, juga bisa berada dalam lingkungan anak itu sendiri seperti keluarga besar atau para tetangga.

“Bisa saja pelaku berada di lingkungan terdekat dari anak, makanya kami memberikan pemahaman dengan menggunakan dongeng dan juga nyanyian, agar mudah dipahami dan anak bisa terus mengingatnya,” katanya.

Penulis: Rysko
Editor: Dunih dan Yulia Shoim

#sahabatcimanggis
#kimcimanggis