![]() |
| POJOK KELILING : Ketua Forum Kota Layak Anak (Fokla) Kota Depok, Retno Wijayanti (tengah) mengadakan pojok keliling untuk mewujudkan Kota Layak Anak (KLa) di Kota Depok. (Foto: Guntur/Diskominfo) |
Salah satu indikator mewujudkan Depok
Kota Layak Anak (KLA) adalah dengan terbentuknya gugus tugas layak anak
di tiap kelurahan dan kecamatan. Langkah itu menjadi wujud sinergitas
yang berasal dari warga Depok untuk mendorong Pemerintah Kota
merealisasikan program KLA tersebut.
“Gugus tugas merupakan sistem
perlindungan anak berbasis masyarakat. Dengan perwujudan RW Ramah Anak
di kelurahan” ucap Ketua Forum Kota Layak Anak (Fokla) Kota Depok, Retno
Wijayanti kepada depok.go.id, Rabu (22/03/2017).
Retno mengatakan, kinerja gugus tugas
layak anak terbagi dalam lima bidang sesuai dengan pemenuhan klaster hak
anak. Diantaranya, hak sipil dan kebebasan, lingkungan keluarga dan
pengasuhan alternatif, kesehatan dasar dan kesejahteraan, pendidikan,
serta pemanfaatan waktu luang dan kegiatan budaya serta perlindungan
khusus bagi anak.
“Misalnya pada klaster satu bertanggung
jawab terkait identitas anak, yaitu kepemilikan akte kelahiran,
pembentukan forum anak dan informasi layak anak. Seperti internet sehat
dan aman serta taman bacaan. Demikian juga dengan klaster yang lainnya,”
tuturnya.
Dirinya berharap, melalui pembentukan
Gugus Tugas Layak Anak dapat menurunkan tingkat kekerasan pada anak.
Sehingga program Pemerintah Kota Depok untuk mewujudkan Kota yang Layak
Anak dapat terwujud.
“Harapannya semakin berkurang kekerasan
terhadap anak, dimana pelaku yang melakukan didominasi berasal dari
orang terdekat,” pungkasnya.
Penulis: Guntur Widyanto
Editor : Retno Yulianti
#sahabatcimanggis
#kimcimanggis








