![]() |
| Ilustrasi padi. (Foto : Istimewa) |
Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan
Perikanan (DKPPP) Kota Depok telah mengalokasikan satu ton benih padi
ciherang ke berbagai lahan pertanian di Kota Depok. Penanaman padi
ciherang karena tingkat produktivitasnya yang tinggi dan menghasilkan
nasi yang enak, sehingga sangat sesuai dengan program ketahanan pangan
yang terus digaungkan Pemkot Depok.
“Kita sudah sediakan benih padi ciherang
sebanyak satu ton. Sebagian sudah kita sebar ke beberapa wilayah
seperti Limo, Sawangan dan Bojongsari. Sisanya ke wilayah timur yaitu
Tapos,” tutur Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura DKPPP Hermin
Kusmiati, di ruang kerjanya, Senin (20/03/2017).
Menurut data yang dihimpun, lanjutnya,
pada tahun 2016 masih terdapat 127 hektare lahan pertanian yang masih
aktif dan melakukan panen. Sedangkan untuk distribusi bantuan, wilayah
yang paling besar mendapatkan benih padi ciherang setiap tahunnya adalah
Tapos, mengingat wilayah tersebut masih memiliki tanah yang subur dan
belum banyak pembangunan fisik.
“Paling besar kita distribusikan ke
Tapos dan wilayah tersebut menjadi wilayah terakhir jadwal
pendistribusian. Untuk Limo dan wilayah lain yang telah mendapatkan
bantuan, benihnya saat ini sudah ditanam,” tambahnya.
Hermin mengakui, dalam satu hektare
lahan persawahan, dapat ditanami 20-25 kilogram benih padi hasil bantuan
tersebut. Sedangkan panen yang dihasilkan berkisar antara 5,5-7 ton per
hektare, dengan catatan tidak terserang hama dan cuaca mendukung.
“Kami harap bantuan rutin ini dapat
mensejahterakan petani di Kota Depok, seiring dengan program pemerintah
yaitu, Depok Sahabat Petani,” ucapnya.
Penulis: Vidyanita
Editor: Dunih dan Yulia Shoim
Editor: Dunih dan Yulia Shoim
#sahabatcimanggis
#kimcimanggis








