Wali Kota Depok Mohammad Idris menghadiri dan memberikan sambutan pada kegiatan Forum OPD DLHK Kota Depok. (Foto : Bima/Diskominfo)
 Wali Kota Depok Mohammad Idris meminta agar semua pihak dapat bekerjasama untuk mensukseskan program zero waste city. Dengan banyaknya pihak yang terlibat, maka program unggulan Kota Depok ini diharapkan bisa terlaksana dengan baik.
“Memang banyak yang memandang sinis mengenai program ini, namun jika kita bersama-sama memiliki niat yang sama, maka insya Allah akan bisa terlaksana,” ujarnya saat menghadiri forum OPD Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok di Wisma Hijau, Senin (20/02/2017).
Dirinya mengatakan, pandangan sinis itu harusnya bisa menjadi motivasi bagi semua pihak. Karena persoalan tentang sampah adalah salah satu hal yang krusial, sehingga harus serius ditangani. Salah satu caranya adalah dengan membiasakan diri untuk melaksanakan pemilahan sampah di rumah tangga.
“Penumpukan sampah di TPA bisa kita siasati dengan pemilahan sampah dari rumah, dengan begitu jumlah volume sampah yang masuk ke TPA akan bisa menurun dengan signifikan,” jelasnya.
Kegiatan pemilahan sampah ini, kata Mohammad Idris, menjadi tantangan tersendiri bagi warga Depok dan juga pemerintah kota, karena TPA Nambo milik Jawa Barat dikabarkan belum bisa beroperasi hingga 2018 nanti. Dengan begitu sampah di Kota Depok yang tiap harinya mencapai 1.200 ton ini mau tidak mau akan terus bermuara ke TPA Cipayung.
“Untuk itu Pemkot, komunitas, swasta dan masyarakat juga harus bisa turut serta dalam pemilahan sampah,” ucapnya.
Penulis: Rysko
Editor: Dunih dan Yulia Shoim
#sahabatcimanggis
#kimcimanggis