![]() |
| Ketua Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Depok, Hendrawati Setiani. (Foto : Guntur/Diskominfo) |
Ketua Ikatan Bidan Indonesia (IBI)
Depok, Hendrawati Setiani mengatakan pihaknya siap berkomitmen untuk
bersinergi dengan Dinas Kesehatan Kota Depok dalam upaya menurunkan
angka kematian ibu dan bayi di tahun 2018, melalui edukasi kepada ibu
hamil mengenai pentingnya pemeriksaan kehamilan secara berkala
“Kami mendorong kepada masyarakat agar bersedia untuk melakukan pemeriksaan setiap triwulan (tiga bulan) sekali,”katanya kepada depok.go.id, Jumat (03/03/2017).
Dia menuturkan dengan melakukan
pemeriksaan rutin kehamilan, diharapkan dapat mengetahui apakah proses
persalinannya akan berjalan secara normal maupun tidak. Sehingga dapat
menurunkan risiko angka kematian ibu dan bayi di Kota Depok.
“Setiap tiga bulan periode kandungan,
para ibu hamil dihimbau agar dapat melakukan pengecekan pertama, kedua,
maupun ketiga,” tambahnya.
Lebih lanjut lagi, dirinya mengatakan,
dengan mengetahui apakah seseorang bisa melahirkan secara normal maupun
tidak. Dapat mencegah berbagai kemungkinan kesalahan dalam penanganan.
“Kami punya 18 penapisan. Tidak boleh
ada satu indikasi pun yang bisa dilanggar oleh ibu yang akan menjalani
proses persalinan,” katanya.
Selain itu, dirinya mengimbau agar
masyarakat dapat memilih rumah sakit rujukan yang paling terdekat dari
tempat tinggalnya. Hal tersebut dapat membantu mempermudah kinerja
setiap bidan.
“Sebaiknya pemeriksaan kehamilan
dilakukan di setiap regional saja. Sehingga dapat membantu dan
memudahkan bidan mandiri dalam melakukan pemantauan maupun pendataan,”
tutupnya.
Penulis: Guntur Widyanto
Editor: Retno Yulianti
#sahabatcimanggis
#kimcimanggis








