![]() |
| Ilustrasi mina padi. (Foto : Istimewa) |
Untuk mendukung Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) Kota Depok, Unit Pelaksana Teknis (UPT) Balai Benih Ikan (BBI) Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (DKPPP) Kota Depok akan memfasilitasi kebutuhan petani ikan dengan benih ikan. Dengan fasilitas ini, diharapkan bisa membantu pembudidaya dalam mengembangkan usahanya.
“Biasanya kita pasok benih minimal 10 ribu ekor untuk petani yang berkelompok atau pembudidaya ikan. Benih yang kita berikan adalah jenis ikan nila merah, nila hitam, gurame dan tawes. Sedangkan untuk ikan hiasnya adalah koi dan koki. Saat ini kita memiliki 60 ribu benih yang dibudidayakan di Kawasan Duren Mekar sejak 2016 lalu,” ujar Kepala UPT BBI DKPPP Nur Hidayat, di ruang kerjanya, Kamis (02/03/17).
Dikatakannya, untuk fokus sasaran adalah
petani yang berkelompok. Namun, selain melayani petani, pihaknya juga
melayani permintaan sekolah yang ingin meminta benih untuk pelajaran
budidaya ikan.
“Jika demikian, kami juga wajib
memfasilitasi mereka. Mekanismenya adalah mereka harus mengajukan
proposal atau surat ke dinas. Nanti melalui kepala dinas akan
didisposisikan ke kami. Setelah itu, benih bisa diambil di kawasan Duren
Mekar, janjian dengan kami,” tambahnya.
Sebelum dikemas, lanjutnya, benih harus
dipuasakan dulu sampai kotoran yang ada di benih keluar semua. Sebab,
jika benih dikemas dalam kondisi perut kenyang, air yang ada dalam
kemasan akan penuh dengan kotoran benih.
Saat ini, kata Nur Hidayat, UPT BBI
DKPPP memiliki lahan dua hektare, terdiri dari kolam tanah permanen 10
kolam, kolam tanah buatan sebanyak 7 kolam dan kolam benih 25. Untuk
satu kolam ukuran 3×6 bisa menampung 5 ribu benih.
“Pokdakan bisa mengajukan benih ke kita
setahun sekali, karena kita masih terbatas kapasitas dan usia induk nila
hanya bertahan tiga tahun. Setelah mendapat bantuan dari kita biasanya
ketergantungan Pokdakan sudah berkurang, karena mereka sudah bisa
menghasilkan induk sendiri,” pungkasnya.
Penulis: Vidyanita
Editor: Dunih dan Yulia Shoim
Editor: Dunih dan Yulia Shoim
#sahabatcimanggis
#kimcimanggis








