Sekretaris Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Depok, Siti Chaerijah. (Foto : Indri/Diskominfo)
Maraknya fenomena skip challenge di media sosial, ditanggapi serius Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Depok. Fenomena tersebut dinilai membahayakan keselamatan nyawa, sehingga pihak sekolah diminta waspada dalam mengawasi anak didiknya.
Sekretaris Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Depok, Siti Chaerijah menuturkan, pihaknya telah memberikan imbauan kepada seluruh kepala sekolah se-Kota Depok dan para pengawas sekolah akan bahaya skip challengge tersebut. Selanjutnya, pihak sekolah mengingatkan kepada siswa, untuk tidak melakukan tantangan berbahaya dengan diam tak bernafas selama waktu tertentu kepada teman lainnya.
“Pihak sekolah sudah kami ingatkan, baik kepala sekolah maupun pengawasnya agar menghindari perilaku ini, karena dapat membahayakan keselamatan dan kesehatan anak,” tuturnya saat ditemui di Kantor Disdik Kota Depok, Senin (13/03/2017).
Disdik juga mengingatkan kepada orangtua untuk terus memantau kegiatan anaknya, baik saat berada di rumah maupun di lingkungan sekitar. Dengan begitu, apa yang dilakukan anak dapat terus termonitor secara maksimal.
Siti menambahkan, hingga saat ini untuk di Kota Depok belum ditemui kasus skip challenge. Ia juga berharap tidak sampai ada korban terkait kasus tersebut.
Dirinya turut berpesan, kepada seluruh siswa di Kota Depok untuk tidak meniru permainan atau gerakan yang membahayakan kesehatan atau keselamatan jiwa dan raga. Siswa juga diminta terus menjalin komunikasi dengan orangtua maupun guru, mengenai hal-hal baru yang kini jadi fenomena di media sosial.
“Anak-anak jangan sembarangan meniru adegan-adegan aneh, yang seharusnya tidak dilakukan demi keselamatan diri sendiri,” pesannya.

Penulis: Indri
Editor: Dunih dan Yulia Shoim

#Sahabatcimanggis
#Kimcimanggis