![]() |
| Wali Kota Depok Mohammad Idris memberikan sambutan pada acara Peringatan Hari Peduli Sampah Nasional 2017 di UPS Duren Mekar, Bojongsari. (Foto : Bima/Diskominfo) |
“Sampah kalau kita tidak bisa mengelolanya dengan baik tentunya akan
menjadi sebuah bencana bagi manusia, seperti apa yang tejadi di TPA
Leuwi Gajah tahun 2006 yang lalu. Sampai 157 jiwa meninggal akibat
robohnya TPA dan menghapus dua perkampungan di sekitarnya,” ujarnya saat
acara HPSN di Duren Mekar, Bojongsari, Depok, Selasa (21/02/2017).
Untuk itu, agar kejadian tersebut tidak terjadi di Kota Depok,
Mohammad Idris mengajak seluruh komponen masyarakat Depok untuk lebih
meningkatkan kepedulian pada pengelolaan sampah. Karena kepedulian pada
lingkungan hidup akan berpengaruh terhadap besar kecilnya bencana di
suatu wilayah.
“Bencana banjir terjadi karena kurangnya peduli dengan lingkungan
hidup, longsor juga sama, tidak peduli dengan pelestarian lingkungan
hidup. Oleh karenanya, mari bersama-sama kita menjaga lingkungan kita
agar tidak terjadi bencana yang sama-sama tidak kita kehendaki,”
katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK)
Kota Depok, Etty Suryahati mengatakan, jika masyarakat Depok tidak
peduli mulai dari sekarang dengan sampah di sekitarnya dengan mulai
memilah sampah, maka bukan tidak mungkin Kota Depok bisa mengalami hal
yang sama seperti di Leuwi Gajah.
“Tentu kalau sampai terjadi tragedi ini, tidak kita kehendaki sama
sekali. Karena untuk mengembangkan sebuah TPA, saat ini lahannya sudah
sangat sulit sekali. Bahkan, tidak ada,” ucapnya.
Ia menambahkan, semua orang butuh membuang sampah, tapi pada dasarnya
tidak semua orang ingin berdekatan dengan sampah. Untuk membuang ke TPA
Cipayung saja, pihaknya harus melakukan pemilahan terlebih dahulu.
Karena itu, pihaknya sangat terbantu dengan semakin besarnya kepedulian
masyarakat yang ikut memilah sampah sendiri.
“Inilah masalah yang kita hadapi saat ini dalam penanganan sampah.
Mari kita bersama-sama, bergandengan tangan mulai memilah sampah dari
rumah. Agar kuota sampah di TPA Cipayung kita tidak sampai overload,” ajaknya.
Penulis: Nurul Hasanah
Editor: Dunih dan Yulia Shoim
Editor: Dunih dan Yulia Shoim
#sahabatcimanggis
#kimcimanggis








