![]() |
| Wali Kota Depok Mohammad Idris dan Wakil Wali Kota Depok Pradi Supriatna melihat perhitungan dan penilaian kualitas udara di Kota Depok. (Foto : Bima/Diskominfo) |
Pesatnya pembangunan di kawasan
Margonda, diimbangi Pemkot Depok dengan upaya pelestarian lingkungan
dengan melakukan penanaman pohon. Hasilnya, kualitas udara Margonda
dinyatakan masih bagus dan tetap terjaga.
Wali Kota Depok, Mohammad Idris
mengatakan, Pemerintah Kota (Pemkot) Depok selama ini telah melakukan
sejumlah upaya untuk tetap menjaga kualitas udara di Kota Depok,
termasuk Margonda, untuk tetap baik dan terjaga. Di antaranya dengan
penanaman pohon yang berfungsi sebagai penyerap polusi udara.
Tidak hanya itu, pihaknya juga terus
melakukan upaya pengurangan polusi industri, dan melakukan uji emisi
kendaraan secara berkala di tiap kecamatan di Kota Depok.
“Kami juga mengukur kadar ambient udara di sekitar Margonda, dan hasilnya masih bagus,” ujar Mohammad Idris, Senin (20/02/2017).
Upaya penghijauan juga terus dilakukan
Pemkot Depok, salah satunya dengan akan terus menambah Ruang Terbuka
Hijau (RTH) di setiap wilayah. Tak kalah pentingnya juga, Dinas
Perhubungan (Dishub) Kota Depok juga secara ketat melakukan uji kir
terhadap mobil-mobil yang melintas di Kota Depok.
“Kir yang dilakukan Dishub tentunya dilakukan dengan ketat. Kalau kir tidak lulus, tidak boleh dipakai,” tegasnya.
Selain itu, untuk menjaga kualitas udara tetap baik, pihaknya rutin mengadakan Car Free Day yang dilaksanakan tiap hari Minggu pagi di kawasan Grand Depok City (GDC).
“CFD ini amanat dari Kementerian Lingkungan Hidup, tentunya sangat bermanfaat sekali untuk mengurangi polusi udara,” pungkasnya.
Penulis: Nurul Hasanah
Editor: Dunih dan Yulia Shoim
Editor: Dunih dan Yulia Shoim
#Sahabatcimanggis
#Kimcimanggis








