Sekretaris Dinas Perlindungan Anak, Pemberdayaan Masyarakat dan Keluarga (DPAPMK), Erry Sriyanti. (Foto : Nurul/Diskominfo)
Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Depok saat ini terus memaksimalkan peran keluarga di dalam meningkatkan kesejahteraan dan ketahanan rumah tangga. Setidaknya ada 8 fungsi yang harus dioptimalkan agar kelanggengan rumah tangga bisa tetap terjaga.
“Kegiatan yang dimulai dari keluarga merupakan unit terkecil dari masyarakat, apabila keluarga sehat, mandiri dan kuat, maka akan kuat dan mandiri pulalah masyarakat. Keluarga yang sehat dan mandiri akan mewujudkan ketahanan keluarga,” jelas Sekretaris Dinas Perlindungan Anak, Pemberdayaan Masyarakat dan Keluarga (DPAPMK), Erry Sriyanti saat Rapat Konsultasi (Rakon) PKK di aula lantai 1 Gedung Balaikota Depok, Kamis (23/02/2017).
Erry juga mengungkapkan, sedikitnya terdapat delapan fungsi keluarga yang harus diperhatikan oleh setiap warga Kota Depok, khususnya yang menjadi kader PKK. Kedelapan fungsi itu ialah pertama, fungsi keagamaan dengan membangun unsur keluarga agamis yang bertakwa kepada Tuhan. Kedua, kasih sayang agar membina rasa kasih sayang antar anggota keluarga. Ketiga, fungsi reproduksi di mana melanjutkan keturunan yang sehat dan berkualitas. Keempat sosialisasi dengan mendidik anggota keluarga untuk bermasyarakat.
Selanjutnya, kelima adalah perlindungan yaitu menjaga kelangsungan rasa aman dan nyaman lahir dan batin. Keenam, ialah mewariskan, memupuk dan mengembangkan budaya bangsa yang luhur. Sedangkan ketujuh, fungsi ekonomi dengan mengembangkan diri setiap anggota keluarga agar memiliki kemampuan ekonomi. Serta  kedelapan, dalam keluarga terdapat fungsi pelestarian lingkungan dengan mengajarkan setiap anggota keluarga agar mengelola lingkungan hidup tetap bersih, sehat, aman, dan penuh keindahan.
“Kalau seluruh kader PKK paham dan mengerti kedelapan fungsi keluarga ini, tentu masyarakat akan semakin tercerahkan kembali. Kalau kadernya memiliki pengetahuan yang mumpuni masyarakatnya pun tentu akan tertular pengetahuan yang dimiliki oleh para kader PKK,” katanya.
Selain itu, ia juga mengingatkan, kepada para kader PKK untuk memantapkan kembali keberadaan kelompok Dasawisma sebagai kelompok terdepan yang sangat potensial dalam gerakan PKK. Tak lupa dengan tetap mengembangkan kelompok-kelompok kegiatan yang terintegrasi dengan Posyandu yang ada di sekitar wilayahnya.
“Kader PKK juga harus memberikan perhatian khusus kepada Posyandu, sebagai wadah terdepan dalam pemberian layanan sosial dasar kepada masyarakat,” tukasnya.
Penulis: Nurul Hasanah
Editor: Dunih dan Yulia Shoim


#sahabatcimanggis
#kimcimanggis