![]() |
| Anggota GMD, Bobby Afif Mohammad Norman |
Sebagai bagian dari masyarakat Depok, Gerakan Muda Depok (GMD) terus berkontribusi dalam memberikan gagasan bagi pembangunan kota. Salah satunya dengan mendorong Depok untuk menjadi kota yang workable, sustainable, dan humanity.
“Dari hasil kajian kami, setidaknya ada tiga isu krusial untuk mewujudkan visi Depok yang unggul, nyaman, dan religius. Antara lain, kota yang workable, sustainable, dan humanity,” jelas Anggota GMD, Bobby Afif Mohammad Norman, kepada depok.go.id, belum lama ini.
Ia mengatakan, suatu kota yang workable adalah kota yang dapat menjadi tujuan masyarakatnya untuk bekerja. Dengan begitu, angka pengangguran di Depok dapat terus berkurang.
“Setelah lulus sekolah, warga Depok tidak perlu bekerja di Jakarta. Di Depok ini banyak perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja baru,” paparnya.
Kemudian sustainable, dia menuturkan, setiap program pemerintah harus berjalan secara berkelanjutan. Serta dapat memastikan generasi penerusnya hidup lebih baik di masa yang akan datang.
“Jangan sampai anak-anak nantinya merasakan akibat dari ketidakpedulian kita terhadap pembangunan kota,” katanya.
Terakhir, Bobby berharap Depok dapat menjadi kota yang humanity. Artinya, kota Depok memperhatikan berbagai aspek kemanusiaan, serta mewujudkan kota yang nyaman untuk dihuni.
“Salah satu hal pendukung terciptanya kota yang humanity adalah dengan tersedianya ruang terbuka hijau dan berbagai fasilitas penunjang untuk lansia. Saat ini, Pemerintah Kota (Pemkot) sudah mulai membangun banyak taman kota dan sedang menuju ke arah terwujudnya Depok yang humanity,” tutupnya.
Penulis: Guntur Widyanto
Editor: Retno Yulianto dan Rita Nurlita
#sahabatcimanggis
#kimcimaggis








