![]() |
| Kepala Bidang Perikanan DKPPP Kota Depok, Ita Wilda. (Foto : Diskominfo) |
Tingkat konsumsi ikan di Kota Depok
terus digalakkan agar makin meningkat angka konsumsinya. Melalui Gerakan
Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan), diharapkan menjadi cara jitu
bagi Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKPPP) Kota Depok
agar konsumsi ikan jadi prioritas bagi warga Kota Depok.
“Kami akan ubah mindset masyarakat agar
ikan dapat diminati dan digemari. Kami akan sosialisasikan secara masif
bahwa ikan, pamornya tidak kalah dengan daging,” tutur Kepala Bidang
Perikanan DKPPP Kota Depok, Ita Wilda di ruang kerjanya, Selasa
(28/02/17).
Dikatakannya, banyak keunggulan yang
dapat diperoleh jika masyarakat mengonsumsi ikan. Selain harganya yang
murah dan stabil, budidaya ikan juga lebih mudah. Dengan begitu,
masyarakat tidak dipusingkan dengan ketergantungan dari produk luar
daerah.
“Dengan budidaya sendiri, masyarakat
tidak usah tergantung dengan pasokan dari luar daerah. Sebab, kita
sendiri bisa menciptakan peluang, selain untuk dimakan sendiri. Budidaya
ikan dapat menghasilkan pundi rupiah dan menambah pemasukan,”
tambahnya.
Menurut dia, kampanye makan ikan sebagai
pengganti daging sapi perlu terus dilakukan melalui berbagai forum atau
pertemuan warga. Dikatakannya, Kota Depok juga tidak akan mengalami
kekurangan persediaan ikan air tawar maupun laut. Sebab, jika persediaan
ikan tidak mencukupi, langsung ditutup dengan pasokan dari luar daerah.
“Mudah-mudahan melalui upaya yang
dilakukan DKPPP bersama pihak terkait, mampu meningkatkan geliat
masyarakat untuk mengonsumsi ikan. Saat ini konsumsi ikan di Kota Depok
25-26 kilogram per kapita per tahun. Sedangkan untuk angka konsumsi ikan
tingkat nasional adalah 37 kilogram per kapita per tahun,” pungkasnya.
Penulis: Vidyanita
Editor: Dunih dan Yulia Shoim
#sahabatcimanggis
#kimcimanggis








