Wali Kota Depok, Mohammad Idris (kedua dari kanan) dan anggota DPR RI, DPR RI Mahfudz Abdurrahman (kedua dari kiri) saat berbincang-bincang di Aula lantai 1, Balaikota Depok Kamis (05/01/16). (Foto : Nita/Diskominfo)

depok– Masa reses anggota DPR RI Mahfudz Abdurrahman dimanfaatkan dengan bertemu Wali Kota Depok Mohammad Idris. Dalam pertemuan itu, banyak hal dibahas termasuk soal Terminal Jatijajar yang keberadaannya diharapkan bisa mengangkat kesejahteraan warga.
“Pertemuan ini hanya reses, kami membahas terkait otoritas undang-undang seperti terminal. Karena Tipe A ini kan diserahkan kepada pemerintah pusat, padahal pembangunan kesejahteraan masyarakat secara nasional seharusnya berbasis kekuatan potensi lokal daerah,” ujar Mohammad Idris usai menerima kunjungan di Aula Lantai 1 Balaikota Depok, Kamis (05/01/17).
Dikatakannya, kapasitas terminal Tipe A yang dapat menampung bus lintas provinsi dan daerah, jika dijadikan kekuatan potensi daerah, bisa menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD). Ini tentunya akan meningkatkan kesejahteraan warga di sekitarnya.
“Kalau PAD kuat, pembangunan daerah kuat, Depok sebagai penyangga Ibu Kota insya Allah bisa sejahtera orang Jakarta. Logikanya kan seperti itu. Semoga saja pertemuan ini dapat berlanjut menjadi kerjasama dan menguntungkan Kota Depok, khususnya bagi warga Depok sendiri. Jangan dikesankan pertemuan ini berbau politis,” tambahnya.
Selain terminal, dibahas juga terkait program zero waste city yang tengah digembor-gemborkan Pemkot Depok. Bank sampah adalah salah satu produk pemerintah yang sukses dijalankan dan Kota Depok dinobatkan sebagai pemilik bank sampah terbanyak se-Indonesia. Hal ini mendapat perhatian dan apresiasi tersendiri dari Mahfudz yang kini menjabat di komisi V DPR RI tersebut.
“Salut dengan Kota Depok yang mampu menjadikan sampah sebagai sumber rezeki dengan bank-bank sampah yang dimiliki. Bank sampah di Kota Depok juga dapat memberikan edukasi untuk menangani sampah organik dan anorganik bagi daerah lain yang melakukan kunjungan kerja,” puji Mahfudz.
Mahfudz berharap, Kota Depok sebagai penyangga Ibu Kota, mampu memberi kontribusi besar kepada daerah sekitar.
sahabat cimanggis
KIMCimanggis