Diskominfo dan BPS tengah mengadakan rapat di ruang rapat diskominfo, Rabu (25/01/17). (Foto : Nita/Diskominfo)
depok. –  Keberadaan Bidang Statistik dan Persandian pada Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Depok, membawa harapan baru bagi terbangunnya Program Satu Data. Dengan Program Satu Data, diharapkan penyajian data di Pemkot Depok menjadi lebih akurat.
“Program Satu Data menjadi perhatian khusus untuk bisa dikelola dengan optimal oleh Bidang Statistik dan Persandian. Terkait pembagian kewenangan penanganan data di Depok, tentunya diperlukan kebijakan dari pimpinan. Sambil menunggu kebijakan, kita akan upayakan pengalihan datanya dari masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) ke kita,” ujar Shandy Syamsurizal, Kepala Bidang Statistik dan Persandian Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Depok, usai rapat dengan Badan Pusat Statistik Kota Depok, di ruang rapat Diskominfo, Rabu (25/01/17).
Dia menambahkan, data kerap menjadi polemik karena kesimpangsiuran data yang beredar. Padahal, data yang akurat sangat diperlukan untuk mengatasi sejumlah problem yang ada di sektor pembangunan Kota Depok. Program Satu Data, kata Shandy, bertujuan untuk menyatukan data yang diperlukan agar nantinya dapat digunakan untuk pengambilan keputusan yang tepat.
“Ujung dari data adalah indikator. Indikator yang biasa dipakai mulai dari data PDRB, IPM, gini rasio, inkesra, indeks kebahagiaan, dll. Poinnya kita harus memiliki data untuk mengukur indikator kinerja yang telah dilaksanakan Pemerintah Kota Depok dan perencanaan pembangunan selanjutnya,” jelasnya kembali.
Senada dengan itu, Kasi Neraca Wilayah dan Analisis (Norwilis) pada Badan Pusat Statistk (BPS) Kota Depok, Bambang Pamungkas berharap, ke depan program satu data segera dibangun di Depok dan data yang bersifat informasi publik dikelola oleh satu bidang.
“Ini yang menjadi catatan penting, bagaimana Bidang Statistik mampu mewujudkan Program Satu Data. Nantinya jika sudah terbentuk bisa di-share di website,” paparnya.
Selain Program Satu Data, ada poin yang ia sampaikan dan menjadi catatan penting untuk Bidang Statistik dan Persandian Diskominfo. Menurutnya, generasio penting untuk dijamah oleh level kecamatan. Sebab, selama ini levelnya masih tingkat kota.
“Seperti Inkesra, IPM, PDRB itu kan tingkatnya sudah kecamatan. Kami juga berharap generasio dapat dilakukan pada tingkat kecamatan juga. Makanya saya sampaikan bagaimana kalau itu dibuatnya level kecamatan. Kita lihat ketimpangan antar kecamatannya bagaimana. Kalau sekarang kan bisa kita lihat di Depok terjadi ketimpangan, tapi kita tidak bisa lihat ketimpangan antar kecamatan,” ucap Bambang.
Bambang mengaku, siap membantu dan mendampingi Diskominfo jika suatu saat dibutuhkan. Karena BPS dan Diskominfo harus bersinergi dalam mewujudkan pembangunan Kota Depok yang sejahtera.
Untuk diketahui, pertemuan ini bertujuan untuk menyamakan pandangan atau persepsi antara BPS dengan Diskominfo. Serta menggali informasi tentang data yang bisa disediakan BPS untuk kebutuhan data Pemerintah Kota Depok.

#SahabatCimanggis
#KIMCimanggis