Kepala Dinas Permukiman dan Perumahan Wjayanto. (Foto : Diskominfo)
Kepala Dinas Permukiman dan Perumahan Wjayanto. (Foto : Diskominfo)
depok– Dinas Permukiman dan Perumahan (Diskimrum) bertekad mempertahankan prestasinya sebagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dengan penyerapan anggaran terbesar. Apalagi prestasi ini mendapat apresiasi langsung dari Wali Kota Depok Mohammad Idris berupa satu tiket umrah.
Kepala Dinas Permukiman dan Perumahan Wjayanto mengatakan, prestasi ini adalah buah dari kerja keras semua pegawai. Selain itu yang lebih penting adalah penghargaan ini merupakan motivasi bagi semua pegawai untuk bisa bekerja lebih baik lagi dalam memberikan pelayanan bagi masyarakat Kota Depok.
“Tentunya saya berharap ke depan bisa lebih baik atau minimal bisa mempertahankan prestasi ini,” jelasnya, Rabu (11/01/2017).
Dikatakannya, atas prestasi menyerap anggaran hingga 95 persen atau tertinggi di antara OPD lain, Dinas Permukiman dan Perumahan yang dulunya bernama Dinas Tata Ruang dan Permukiman diberikan reward berupa satu tiket umrah. Ia menyebut, serapan terbesar yakni untuk pembangunan Pasar Cisalak dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Depok. Dengan nilai anggaran mencapai Rp 200 Miliar.
“Total anggaran kami itu kan sekitar Rp 360 miliar, sebagian besar memang diserap untuk pembangunan Pasar Cisalak dan RSUD Kota Depok yang seluruhnya diperuntukkan memang untuk masyarakat Depok,” sebutnya.
Terpilihnya Dinas Permukiman dan Perumahan (Diskimrum) menjadi peraih penghargaan sebagai dinas dengan capaian penyerapan anggaran tertinggi tahun 2016 membuahkan hadiah berupa tiket perjalanan umrah. Saat ini pihak Diskimrum masih melakukan pembahasan siapa yang akan mendapatkan kesempatan melaksanakan ibadah umrah tersebut.
“Kita akan berdiskusi mengenai siapa yang akan berangkat, karena hanya satu orang yang berkesempatan, yang jelas kami bangga,” ujar Wijay, sapaan akrabnya.
Perjalanan ibadah umrah akan dilaksanakan pertengahan Januari ini. Yang pasti, lanjut Wijay, dengan adanya hadiah ini tidak ada ribut antar pegawai, karena pemilihan siapa yang akan berangkat akan dilakukan secara demokratis.
“Hadiah ini ada karena kerja keras dan kekompakan tim kami, maka tidak akan sampai ada ribut untuk menentukan siapa yang akan berangkat,” tegasnya.
#SahabatCimanggis
#KIMCimanggis








