Wali Kota Depok, Mohammad Idris memimpin doa bersama untuk mendoakan aksi damai di Monas dalam apel pagi tadi, di Lapangan Balai Kota Depok, Jumat (2/12/2016). (Nita/Diskominfo)
depok – Wali Kota Depok, Mohammad Idris memimpin doa bersama untuk mendoakan aksi damai di Monas dalam apel pagi tadi, di Lapangan Balai Kota Depok, Jumat (2/12/2016). Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN), Satgas Pol PP, Wakapolres Depok, serta perwakilan dari Kodim 0508.
Dalam sambutannya, mengamalkan butir-butir, lanjutnya, bukan hanya untuk dibaca dan dihafal, namun juga untuk dipahami bersama-sama, Pancasila merupakan dasar negara yang hakiki.
“Tanamkan pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Tidak hanya dihafal saja, apa itu ketuhanan yang maha esa, apa itu arti kemanusiaan, keadilan, persatuan, apa dan bagaimana itu bermusyawarah. Jelaskan juga kepada anak-anak kita sejak dini untuk menanamkan rasa toleransi antar sesama,” tutur Wali Kota seraya berpesan.
Orang nomor satu di Kota Depok itu juga mengatakan, isu yang paling sensitif di dunia ini adalah menyinggung satu sama lain baik suku, agama, maupun antargolongan.
“Dari zaman sebelum penjajahan, isu SARA selalu muncul dan sangat sensitif. Bangsa etnis kita sudah sangat beragam, bahasa etnis tertentu kita juga harus tahu, sebagai upaya untuk saling menghormati, saling menghargai,” tambahnya.
Seperti diketahui, pagi ini ribuan massa berkumpul di Monas dan sekitarnya untuk melaksanaan salat Jumat bersama. Aksi ini juga bertujuan mendoakan Indonesia demi keutuhan NKRI.
DOA BERSAMA














Penulis : Vidyanita
Editor : Siti Rahma dan Yulia Shoim
Diskominfo
#sahabatcimanggis (KIM Cimanggis)