Disdik Kota Depok Kembali Lahirkan Siswa Berprestasi di Ajang LKS Tingkat Nasional
Kim Cimanggis – Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Depok kembali melahirkan siswa berprestasi di tingkat Nasional, kali ini, Dinda Nadenia asal SMK Tunas Media berhasil menyabet juara satu dalam ajang Lomba Kompetensi Siswa (LKS) tingkat Nasional di Universitas Negeri Malang yang berlangsung pada tanggal 22-28 Mei 2016.
“Alhamdulillah, Dinda menang dalam kompetisi bidang animasi, ini merupakan bukti, jika dunia pendidikan di Kota Depok siap bersaing menjadi yang terbaik melawan siswa dari daerah lain di Indonesia,” ujar Kepala Bidang Pendidikan Menengah dan Kejuruan (Dikmenjur) Disdik Kota Depok, Senin (30/5/2016).
Dalam kompetisi yang diikuti siswa SMK Program Keahlian Multimedia se-Indonesia itu, Dinda membuat animasi karakter komodo. Namun, komodo buatan Dinda ini dibalut dengan konsep silat betawi. Jadi, mengangkat seni dan budaya daerah, dalam kecanggihan teknologi.
“Animasi karakter komodo dengan tema silat betawi, diawali dengan siswa menggambar terlebih dahulu karakter komodonya, lalu setelah selesai menggambar masuk ke proses scan gambar, lalu masuk proses animating, coloring setelah itu rendering, dan jadilah sebuah film animasi berdurasi 3 menit,” terang Tatik seraya menambahkan, untuk pembuatan film animasi tersebut dibutuhkan waktu 3 hari penuh, di mana anak mulai lomba dari pukul delapan pagi sampai pukul empat sore setiap harinya.
Mantan Kepala Seksi Kemitraan Bidang Informasi Publik Diskominfo tersebut juga menambahkan, pada ajang bergengsi ini, Mendikbud selaku penyelenggara acara memberikan sistem penilaian interval. Jadi, untuk juara satu ada dua orang dengan penilaian 88 dan 82. Dinda sendiri meraih poin 82, namun dalam ajang nasional tersebut tetap dihitung sebagai juara satu.
“Kami akan terus meningkatkan kompetensi siswa sesuai dengan program keahlian, khususnya untuk LKS lomba kompetensi siswa SMK Tunas Media agar menjadi motivasi bagi SMK yang lain untuk maju diperhelatan nasional maupun internasional,” pungkasnya seraya bangga.
(Meriawan/Kim Cimanggis)







