3 Langkah Mudah Jualan Online di TokoPedia
WartaCimanggis, Siapa sih yang tidak ingin hidup berkecukupan terutama ekonominya? Ya, saya yakin semua orang ingin hidup berkecukupan.

Banyak orang tua yang berkata kepada anak-anaknya “sekolah yang rajin ya nak, biar besok bisa kerja dan penghasilan banyak”. Nah, kata-kata itu sering kita dengar bukan? Sebenarnya itu sugesti yang baik, tetapi juga bisa berakibat buruk.

Mengapa? Karena dalam kata-kata itu bisa “kerja”, kata kerja memang identik dengan bekerja di perusahaan. Meskipun kata kerja bisa juga berarti membuka usaha. Tapi, coba deh kalau dari kecil kita sudah tertanam “Sekolah yang rajin ya, biar bisa mbuka usaha dan banyak mempekerjakan orang lain”Sekarang ini mencari pekerjaan semakin

  • BUAT WEB TOKO ONLINE / ONLINE SHOP
Cara yang paling lazim adalah kita membuat toko online atau onlineshop. Tidak sedikit orang yang sukses membuat toko online sendiri. Bagaimana cara membuat web toko online?

Sebetulnya caranya itu gampang, kita tidak usah membuat toko online dengan beragam fitur seperti toko online-toko online besar seperti lazada, blibli, dll.

Kita cukup membuat website yang menyediakan informasi seputar produk kita. Satu halamanpun sudah cukup jika barang yang kita jual Cuma satu saja. Tidak usah membuat fitur seperti shopping cart, live chat, dll. Cukup satu buah artikel lengkap dengan foto produk + nomor kontak yang dihubungi.

Lalu bagaimana membuat website itu? Kita bisa membuat sendiri jika paham bahasa pemrograman website, atau kita bisa menggunakan jasa layanan pembuatan web gratis seperti blogspot, wordpress, joomla, dll. Kemudian kita install di server hosting kita.

Masih susah? Langkah paling gampang adalah membuat blog gratisan menggunakan wordpress.com atau blogger.com. Keliatan murahan? Kita bisa custom domain sesuai dengan keinginan kita, misal menjadi ikitoko.com, atau alamat-alamat lainnya.

Buatnya tidak susah, kalau sudah mahir satu jam saja sudah siap itu website. Tidak percaya? Silahkan googling, atau diartikel berikutnya saya akan membahas cara membuat website toko online.

Lalu, yang menjadi pertanyaan banyak orang adalah darimana kita dapat barang dagangannya? Simple, kita bisa menjual produk kita sendiri. Tidak ada produk? Ya kita jual aja produk teman, atau yang lainnya. Kita tinggal mengambil keuntungan sewajarnya saja.

  • JUALAN ONLINE DI WEBSITE MARKETPLACE (PASAR ONLINE)
Kalau yang pertama tadi adalah web toko online, kalau kedua ini adalah web marketplace. Apa sih website marketplace itu?

Seperti namanya marketplace atau jika di indonesiakan menjadi tempat pasar/jual beli. Jadi logikanya begini, jika di website toko online kamu seperti mempunyai warung/toko sendiri di pinggir jalan alias tidak nimbrung di mall atau pasar orang lain.

Kalau marketplace itu ya ibarat pasar/mall, dalam satu marketplace ada buanyak penjualnya tidak Cuma satu. Kalau web toko online itu ya Cuma kita sendiri yang menjual produk di web tersebut.

Salah satu kelebihan marketplace adalah kita tidak perlu mencari pengunjung/pembeli. Karena marketplace biasanya sudah ramai dengan pembeli mencapai puluhan ribu bahkan jutaan pengunjung tiap bulannya.

Kalau kita buat website sendiri ya kita harus ekstra keras untuk mempromosikan website kita, ya sama kalau buat toko sendiri di pinggir jalan nan sepi kita harus ekstra keras untuk promosi toko kita supaya ramai. Kalau dipasar kan sudah ramai, jadi kita tidak perlu promosi dengan tenaga ekstra.

Tapi….

Namanya juga “pasar” tentu saja pedagang lain yang menjual barang sejenis juga buanyak, tentunya kita harus bisa bersaing terutama di segi kualitas dan harga. Orang kalau pergi ke pasar tentunya mencari barang dengan harga paling murah bukan ?

Nah sama, kalau di web toko online kita sendiri hanya kita yang jual barang sehingga tidak ada persaingan didalamnya berbanding terbalik dengan marketplace. Pembeli dapat mencari barang jenis A, dimana barang jenis A itu yang jual tidak hanya satu orang. Tentu saja pembeli akan memilih dulu barang mana yang kualitasnya sama tapi harganya murah.sulit, kualifikasi perusahaan dalam menerima pekerjanya semakin ketat. Ditambah lagi dengan semakin tingginya tingkat pengangguran membuat persaingan pelamar kerja semakin ketat.

Penulis : Rinaldi
Di sadur dari www.rocketmanajemen.com